• Minggu, 5 Desember 2021

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu Minta Solihin Disanksi

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:30 WIB
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu menggelar aksi unjuk rasa. (Asep Setiawan)
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu menggelar aksi unjuk rasa. (Asep Setiawan)

HarianSederhana.com, KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu menggeruduk Kantor Pemerintah Kota Bekasi pada Jumat (15/10).

Bukan tanpa alasan, kedatangan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu ingin menyampaikan beberapa aspirasi, di antaranya soal penanganan dan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Hasan, selaku koordinator Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu menerangkan, sejauh ini belum ada tindakan tegas kepada pelanggar protokol kesehatan yang dilakukan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

"Sampai saat ini kita melalui media, belum ada tuh tindakan tegas kepada pelanggar protokol kesehatan yang dilakukan (para pejabat). Maka dari itu kami hadir di sini pemuda dan mahasiswa hanya untuk mempertegas dan mempertanyakan itu," ungkap Hasan, Jumat (15/10).

Baca Juga: Festival Kuliner Kabupaten Bekasi, Dukungan Pemerintah Daerah Bangkitkan UMKM

Hasan menerangkan, dalam aspirasinya Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu mengkritisi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang melanggar protokol kesehatan.

"Apakah pelanggar tersebut merupakan penguasa atau pejabat daerah sehingga tidak dapat ditegakkan sebaik baiknya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Hasan mengkritisi Solihin selaku anggota DPRD Kota Bekasi yang tidak memberikan contoh baik kepada masyarakat soal penerapan protokol kesehatan.

"Yang melanggar dari prokes yah banyak, ini kita juga kritisi yaitu Solihin, mendukung berkerumun dan tidak menjaga 3 M," terang Hasan.

Halaman:

Editor: Wahyu Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X