• Sabtu, 13 Agustus 2022

Sungai di Bekasi Tercemar Limbah Busa, Ini Reaksi Warga Setempat

- Rabu, 3 November 2021 | 17:47 WIB
Penampakan Limbah Busa Serupa Awan yang Hebohkan Warga Kampung Pelaukan, Desa Karangsetia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Wahyu Saputra)
Penampakan Limbah Busa Serupa Awan yang Hebohkan Warga Kampung Pelaukan, Desa Karangsetia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Wahyu Saputra)

HarianSederhana.com, KABUPATEN BEKASI - Penemuan limbah busa yang menggunung hebohkan warga Kampung Pelaukan, Desa Karangsetia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pasalnya, limbah busa tersebut semakin lama semakin banyak, bahkan hingga menutupi seluruh badan sungai, menyerupai gumpalan awan seperti pemandangan wisata negeri di atas awan Pegunungan Dieng Wonosobo atau Tebing Kraton Bandung.

Menurut pengakuan warga setempat, Indra Lesmana (36) Selasa (2/11), limbah busa tersebut muncul sejak Selasa pagi pukul 05.30 WIB. Saat itu, ia hendak pergi memancing di sungai yang dikenal warga sebagai Kali Resmi.

"Jadi pas mau mancing kaget saya. Ini apa, terus pas didekatin ternyata busa. Banyak banget. Dari jauh seperti awan gitu, bagus. Pas didekatin ya bau," tutur Indra.

Baca Juga: Dinobatkan Terbesar Kedua di Indonesia, Begini Spesifikasi Stadion Mini Desa Setiamekar

Indra mengaku aliran Kali Resmi memang pernah berbusa, hanya saja tak pernah sampai menutupi seluruh badan sungai yang membuat warna sungai berubah serta mengeluarkan bau tak sedap.

"Biasanya memang pernah ada busanya tapi kalau berbusa banyak itu baru tadi pagi. Makanya kaget saya. Terus memang airnya juga warnanya hitam, seperti ada bercak-bercak minyaknya dan berbau. Gatal juga karena saya sempat turun sewaktu mengangkat pancingan nyangkut," katanya.

Penampakan limbah ini juga diakui warga setempat yang lain, salah satunya Sonjaya (41). Ia mengaku takut untuk pergi ke dalam karena busa awan ini diduga mengandung minyak.

Selain mencemari sungai, Sonjaya juga khawatir jika limbah busa ini nantinya akan merusak ekosistem dan hasil panen sawah maupun kebun. Sebab sungai tersebut merupakan saluran irigasi untuk mengairi sawah dan juga kebun milik warga setempat.

Halaman:

Editor: Wahyu Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja Satpol PP Kabupaten Bekasi Diapresiasi

Senin, 14 Maret 2022 | 18:13 WIB

Anggota BPD Bekasi Terlindungi Program BPJAMSOSTEK

Jumat, 11 Maret 2022 | 11:13 WIB

Sidang Sengketa Pilwabup Bekasi Kembali Digelar

Kamis, 10 Maret 2022 | 05:45 WIB

Senin, Kabupaten Bekasi Gelar PTM

Minggu, 6 Maret 2022 | 20:08 WIB

Terpopuler

X