• Rabu, 5 Oktober 2022

Gunawan Sebut DLH Kab Bekasi Jadi Sarang Penyamun, Ini Alasannya

- Jumat, 26 November 2021 | 15:48 WIB
Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Bekasi Gunawan Mempertanyakan Alasan Mengapa DLH Kabupaten Bekasi Sampai Saat Ini Belum Mengumumkan Uji Lab Pencemaran Kali Cilemahabang. (Ewwy Widiansyah)
Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Bekasi Gunawan Mempertanyakan Alasan Mengapa DLH Kabupaten Bekasi Sampai Saat Ini Belum Mengumumkan Uji Lab Pencemaran Kali Cilemahabang. (Ewwy Widiansyah)

HarianSederhana.com, KABUPATEN BEKASI - Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Bekasi belum juga mengumumkan hasil uji lab limbah yang mencemari Kali Cilemahabang.

Padahal pengambilan sample air limbah dilakukan pada 7 September lalu. Namun tiga bulan berjalan, hasil uji lab limbah pencemar Kali Cilemahabang masih misteri.

Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Bekasi Gunawan pun menyoroti hal tersebut. DLH Kabupaten Bekasi disinyalir sengaja mengulur-ngulur waktu agar publik lupa atas menyeruaknya dugaan pencemaran Kali Cilemahabang yang pernah disisir Forkopimda pada 6 September lalu.

"Kalau saya menilai ini ada dugaan kesengajaan dalam mengumumkan hasil uji lab pencemaran Kali Cilemahabang. Sudah tiga bulan loh sejak Forkopimda dipimpin langsung Dani Ramdan selaku Pj Bupati Bekasi saat itu menyisir Kali Cilemahabang," tutur Gunawan kepada Harian Sederhana, Jumat (26/11).

Baca Juga: Dani Menanti Hasil Uji Lab Limbah yang Cemari Kali Cilemahabang

Gunawan menyebut, dalam menguji lab air limbah sepengetahuannya tidak akan memakan waktu sampai berbulan-bulan. Maksimal sekitar dua hingga tiga minggu sejak sample air diuji lab.

"Ini sepertinya ada unsur permainan yang diduga dilakukan oleh Kepala Bidang Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi. Sebab yang bersangkutan pada waktu itu adalah pejabat yang diberikan tugas dan wewenang oleh Pj Bupati untuk mengambil sampel air limbah dan mengujinya ke laboratorium," terangnya.

Gunawan pun menegaskan, Kepala Bidang Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi adalah pejabat yang paling bertanggung jawab atas terjadinya pencemaran Kali Cilemahabang yang sudah berlangsung cukup lama.

"Tetapi, Kabid Gakum tidak bertindak tegas dan hanya sekedar memberikan surat teguran dan teguran terhadap kedua kawasan yang diduga membuang limbah cair ke Kali Cilemahabang," terang Gunawan.

Halaman:

Editor: Wahyu Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja Satpol PP Kabupaten Bekasi Diapresiasi

Senin, 14 Maret 2022 | 18:13 WIB

Anggota BPD Bekasi Terlindungi Program BPJAMSOSTEK

Jumat, 11 Maret 2022 | 11:13 WIB

Sidang Sengketa Pilwabup Bekasi Kembali Digelar

Kamis, 10 Maret 2022 | 05:45 WIB

Senin, Kabupaten Bekasi Gelar PTM

Minggu, 6 Maret 2022 | 20:08 WIB

Terpopuler

X