• Rabu, 26 Januari 2022

KAHMI Kota Bogor Soroti Persoalan Pengadaan Alat Kontrasepsi

- Senin, 20 September 2021 | 22:41 WIB
Ilustrasi beragam alat kontrasepsi.  (Instragram/@bkkbn)
Ilustrasi beragam alat kontrasepsi. (Instragram/@bkkbn)

HarianSederhana.com, Bogor - Polemik pengadaan alat kontrasepsi di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kota Bogor menjadi perhatian banyak pihak.

Salah satu yang menyoroti perihal pengadaan alat kontrasepsi tersebut adalah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Bogor.

Pengurus Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah KAHMI Bogor, Dwi Arsywendo mengatakan program pengadaan dan pembagian alat kontrasepsi kepada masyarakat tidaklah urgen.

Baca Juga: Gawat Pembangunan Dua SDN di Kota Bogor Terancam Gagal

"Urgensinya apa pemerintah membagi-bagikan alat kontrasepsi seperti itu. Jangan sampai malah menimbulkan efek negatif di kemudian hari," ujar Dwi, Senin, 20 September 2021.

Dia berpendapat, program KB sangat penting untuk mengendalikan laju penduduk. Namun, harus dibarengi dengan edukasi dan sasaran yang jelas.

"Yang jadi pertanyaan bagaimana proses distribusinya dan kepada masyarakat yang mana?" tanya Dwi.

Baca Juga: Wah! Kota Bogor Bakal Punya Pusat Pemerintahan Baru

Dia menegaskan, pada praktiknya masyarakat yang ingin menerapkan KB, tetap harus mengeluarkan biaya alias tidak gratis.

Halaman:

Editor: Heru Sasongko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kongres JKPI di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan

Senin, 6 Desember 2021 | 06:08 WIB

22 Istri Kepala Daerah Membuat Ecoprint di KRB

Senin, 6 Desember 2021 | 05:57 WIB

Bima Arya Janji Kawal Pembangunan GKI Yasmin

Senin, 6 Desember 2021 | 05:00 WIB

Soal Holywings, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot

Senin, 29 November 2021 | 06:23 WIB
X