• Senin, 3 Oktober 2022

Penundaan PTMT Kota Bogor Tunggu Kebijakan Satgas Covid-19

- Senin, 14 Februari 2022 | 22:14 WIB
Sejumlah siswa sedang mengikuti PTMT di salah satu sekolah di Kota Bogor. Kegitaan PTMT di kota hujan tersebut akan ditunda 8 – 14 Februari 2022. (Istimewa)
Sejumlah siswa sedang mengikuti PTMT di salah satu sekolah di Kota Bogor. Kegitaan PTMT di kota hujan tersebut akan ditunda 8 – 14 Februari 2022. (Istimewa)

HarianSederhana.com, Bogor - Tidak tertutup kemungkinan, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor akan memperpanjang penundaan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

"Kami (Disdik) memprediksi penundaan PTMT bakal diperpanjang oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Hanafi, ketika dihubungi, Senin 14 Februari 2022.

Menurut mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, hal itu dilakukan tidak terlepas dari angka positif Covid-19 yang terus merangsek naik.

Baca Juga: Orangtua Bisa Tentukan Anak Ikut PTMT atau PJJ

Namun, Disdik Kota Bogor masih menunggu kebijakan dari satgas covid. "Kelihatannya, akan diperpenjang. Kita tunggu saja, sampai sore," tambah Kadisdik.

Sebelumnya, Satgas covid-19 Kota Bogor mengeluarkan edaran perpanjangan penundaan PTM di Kota Bogor mulai dari tanggal 8-14 Februari 2022.

Sementara itu, dari data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, sambung Hanafi, saat ini angka kasus positif untuk pendidik dan murid tercatat mencapai ratusan orang.

Baca Juga: SNMPTN 2022 Dibuka, Cek Jadwal dan Syaratnya

"Iya, saat ini terus merangsek naik. Bahkan, saat ini sudah mencapai angka 561 yang terpapar," jelasnya.

Ratusan angka yang tercatat tersebut terhitung mulai dari 26 Januari 2022 sampai 12 Februari 2022. "Data tersebut dari 31 sekolah. Mulai dari TK hingga SMA. Untuk yang terpapar paling banyak terindikasi tidak bergejala," tandasnya.

Berikut rincian kasus yang tercatat di jenjang pendidikan di Kota Bogor, periode 26 Januari-12 Februari 2022, yaitu SMPN 6 sebanyak 4 kasus. SMA Bina Insani, 15 kasus. SMA Regina Pacis sebanyak 1 kasus. SMAN 6, 15 kasus. SDN Julang, Kecamatan Tanahsareal 2 kasus.

Baca Juga: Wali Kota Depok Semangati Warga yang Jalani Isolasi Covid-19

SMAN 2 sebanyak 120 kasus SMAN 1 sebanyak 5 kasus (on proses tracing). SMPN 2, 7 kasus (2 kasus on proses tracing). SMPN 3 sebanyak 6 kasus. SMAN 3 sebanyak 17 kasus.

SMAN 7 sebanyak 1 Kasus (on proses tracing), SMPN 1 sebanyak 11 kasus (on proses tracing)x SMPN 5 sebanyak 24 kasus, SMAN 10, 3 kasus (on proses tracing). SDN Dewi Sartika 2 sebanyak 2 kasus. SDN sindangsari Bogor Utara sebanyak 6 kasus, SMP/SMA Boarding school Insantama sebanyak 198 kasus.

SMA BBS, 5 Kasus. SMKS Dwi Putri Husada, 17 kasus. SMP Kurnia , 22 kasus. TK IT BBS, 1 kasus. SMP PESAT, 2 kasus. SMPN 13, 1 kasus. TK SD Kinderfield, 2 kasus. SDN Polisi 1 sebanyak 1 kasus (on proses tracing). SMPN 16 sebanyak 1 kasus (on proses tracing). MAN 2 Bogor, 5 kasus.

Baca Juga: ASN Kota Depok Diminta Jadi Teladan Penerapan Prokes

Lalu, SDN Kampung Rambutan, 1 kasus. TK Akbar sebanyak 2 kasus. TK Bunga Bakung, 1 kasus dan SMP Nuraida boarding school sebanyak 63 kasus.***(BP Sianturi)


Editor: Heru Sasongko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MWC NU-Satkoryon Banser Bagikan Takjil di Cibinong

Sabtu, 30 April 2022 | 14:57 WIB

Mabigus SDN Bangka 3 dan SDN Otista Dikukuhkan

Sabtu, 23 April 2022 | 05:15 WIB

Ade Yasin Lantik 1.324 Guru Honor menjadi PPPK

Kamis, 21 April 2022 | 05:22 WIB

MI Nurul Anwar Caringin Ambruk

Senin, 18 April 2022 | 10:20 WIB

Pemkab Bogor Siapkan Pembangunan SMPN 3 Kemang

Senin, 18 April 2022 | 10:07 WIB

Bima Arya Apresiasi Gerakan Kolekte Sampah

Minggu, 6 Maret 2022 | 19:24 WIB

Tujuh Langkah Penataan Simpang Ciawi

Minggu, 6 Maret 2022 | 17:50 WIB

Kabupaten Bogor Pilot Project Jabar Optimis Juara

Minggu, 27 Februari 2022 | 20:01 WIB

Kota Bogor Siap Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2022

Kamis, 24 Februari 2022 | 23:33 WIB

Terpopuler

X