• Rabu, 5 Oktober 2022

Hasil RUPS Tahunan 2022, Siloam Hospitals Sampaikan Hasil Finansial dan Operasional Tahun 2021

- Selasa, 31 Mei 2022 | 22:55 WIB
istimewa
istimewa

HarianSederhana.com, Jakarta - Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Bapak Darjoto Setyawan bersama Bapak Daniel Phua (Direktur), Ibu Monica Surjapranata (Direktur) dan Bapak Varun Khanna (Senior Direktur) menyampaikan hasil pencapaian finansial dan operasional Siloam pada tahun 2021 dalam kegiatan Publik Ekspos Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Periode Mei 2022

Dalam pemaparan tersebut, Siloam Hospitals mencatat kinerja financial yang luar biasa untuk tahun 2021. Pada tahun 2021, Siloam mencatat pendapatan sebesar 7,6 triliun rupiah, meningkat 33% dibandingkan dengan tahun 2020. EBITDA tercatat pada tahun 2021 adalah sebesar 1,96 triliun rupiah, meningkat 64% dibandingkan dengan tahun 2020.

Margin EBITDA untuk tahun 2021 adalah 26 %, meningkat dari 22% pada tahun 2020. Laba Bersih Siloam pada tahun 2021 tercatat sebesar 700 miliar rupiah, meningkat 459% dibandingkan dengan tahun 2020. Margin laba bersih untuk tahun 2021 adalah 9%, meningkat dari 2% pada tahun 2020.

Baca Juga: Ratusan Guru Tergabung di PGRI Kecamatan Bojongsari Halal Bihalal

Sementara itu, Arus kas bebas tercatat sebesar 1,5 triliun rupiah pada tahun 2021, dan di akhir periode FY21, posisi Kas Bersih Siloam berada di angka 1,9 triliun rupiah. "Kinerja finansial dan posisi kas bersih Siloam yang kuat memberikan peluang besar untuk pertumbuhan dan investasi berkelanjutan dalam bisnis kami", tutur Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Bapak Darjoto Setyawan

Adapun KPI operasional utama terus menunjukkan perbaikan. Tindakan operasi pada 4Q2021 tercatat lebih tinggi 43% dibandingkan dengan 4Q2020. Siloam telah mencatat pertumbuhan yang kuat dan stabil dalam jumlah tindakan operasi sejak bulan Juli tahun 2021. Pada bulan Desember 2021 dan Januari 2022, Siloam membukukan jumlah tindakan operasi yang lebih tinggi, melebihi bulan-bulan lainnya sebelum dan
selama pandemi COVID.

Volume pasien rawat jalan (Outpatient Visits) dan rawat inap (Inpatient Admission) mengalami peningkatan setiap bulannya sejak bulan Juli tahun 2021. Akibat penurunan kasus COVID pada tahun 2022, kami berharap KPI operasional akan terus menunjukkan pemulihan.

Baca Juga: Lebaran Depok Perkenalkan Tradisi Tempo Dulu

Pandemi Covid-19

Dalam RUPS Tahunan, Mei 2022, Siloam Hospitals turut melaporkan laporan akan dampak dari COVID 19 di kuartal 4 telah menurun. Di kuartal ke empat, Siloam Hospitals merawat 299 pasien COVID dibandingkan dengan 6.925 pasien di kuartal ke tiga tahun 2021. Walau terdapat kenaikan kasus COVID di kuartal pertama tahun 2022, tingkat kasus kristis lebih rendah dibandingkan varian Delta di tengah tahun 2021.

"Kami berharap COVID dapat berubah dari pademi menjadi endemi dan varian lain di masa depan akan memiliki dampak yang lebih rendah di masyarakat dibandingkan yang lalu," ungkap Darjoto Setyawan.

"Dalam situasi Pandemi Covid 19, Siloam Hospitals
dapat memainkan peran dalam testing, perawatan dan vaksinasi di Indonesia untuk melawan pandemi. Kami tentu menantikan masa di mana dunia bebas dari dampak varian COVID dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan mereka seperti masa sebelum pandemi," imbuh Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Bapak Darjoto Setyawan.

Baca Juga: Jalin Sinergitas, Gabungan Personil TNI-Polri Angkatan 2000 Silaturahmi

Investasi Digital

Siloam terus berinvestasi dalam kemampuan digitalnya untuk menarik lebih banyak pasien. Pasien yang menggunakan layanan digital berkontribusi sebesar 6% terhadap total volume pada Januari tahun 2021 dan pada bulan Januari 2022, kontribusi ini meningkat menjadi 15%. Di kota Jakarta sendiri berkontribusi sebesar 25% dari pasien yang menggunakan layanan digital. Pencapaian ini akan terus meningkat dan akan mempengaruhi bisnis dalam pertumbuhan volume pasien.

Pasien yang menggunakan sarana digital untuk mendaftar layanan medical check-up telah meningkat pada tahun 2021. Layanan medical check-up yang didapatkan dari sarana aplikasi digital bertumbuh sebesar 546% pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. "Pertumbuhan ini akan terus meningkat pada tahun 2022", tutur Varun Khanna, senior Direktur Siloam Hospitals dikesempatan berikutnya.

Siloam telah mengimplementasikan 4 pilar strategi sejak 3 tahun lalu. Strategi ini merupakan bagian penting untuk pertumbuhan bisnis Siloam di masa depan. "Saya akan menjelaskan tentang strategi ini dengan singkat,"imbuh Varun menambahkan.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila Sekolah Bintara Gelar LKBB

Manajemen memiliki fokus yang kuat untuk memaksimalkan nilai dari aset kami. Untuk memastikan hal itu, kami harus selalu memprioritaskan pengalaman dan kepuasan pasien sehingga mereka mendapatkan pelayanan terbaik. Kami berusaha untuk merekrut, melatih, dan mempertahankan dokter-dokter terbaik di Indonesia untuk memastikan bahwa pasien kami dirawat dan dilayani oleh tenaga medis profesional yang terampil.

Siloam Hospitals secara aktif mencari kemitraan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap bisnis perusahaan dan menciptakan peluang baru. Usaha untuk memperluas jaringan rumah sakit tidak hanya dilakukan dengan membuka rumah sakit baru, tetapi juga dilakukan dengan memenuhi kebutuhan dan permintaan pasien di rumah sakit milik Siloam Hospitals yang telah beroperasi.

Kami berusaha untuk memaksimalkan penggunaan ruangan di setiap lantai rumah sakit. Hal ini dilakukan dengan merenovasi sejumlah rumah sakit atau dengan
membuka bangsal baru. Di samping hal itu, kami juga berusaha untuk memaksimalkan penggunaan alat di rumah sakit untuk memastikan bahwa peralatan kami terpakai secara efektif di seluruh jaringan rumah sakit Siloam," tutur Varun Khanna.

Baca Juga: Disdik Kota Bogor Minta Guru Aktif Cegah Hepatitis Misterius

Varun menambahkan bahwa Siloam Hospitals akan terus membuka rumah sakit baru secara selektif.
Siloam berinvestasi pada berbagai macam program klinis, yang dipercayai akan menciptakan nilai besar terhadap pasien maupun pemangku kepentingan melalui penciptaan “center of excellence” di setiap rumah sakit, di mana program medis Siloam menawarkan layanan Kesehatan yang holistik dan menyeluruh di berbagai bidang Kesehatan.

Siloam berkolaborasi dengan perusahaan teknologi untuk memiliki kemampuan ICT kelas dunia, menggunakan layanan kesehatan berbasis digital untuk meningkatkan keamanan, kepuasan pasien, dan kualitas operasional rumah sakit.

Strategi Peningkatan Pendapatan dan Efisiensi Biaya yang Strategis

Sejalan dengan 4 pilar Siloam Hospitals, perusahaan juga mengimplementasikan strategi peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya yang strategis. Sebagai tambahan dari strategi yang dijalankan sebelumnya, Siloam menambahkan beberapa inisiatif yang akan sangat bermanfaat untuk pertumbuhan top-line dan bottom line.

Baca Juga: Jalin Sinergitas, Gabungan Personil TNI-Polri Angkatan 2000 Silaturahmi

Untuk meningkatkan pendapatan, perusahaan mengimplementasikan procedure packaging, value-based pricing, dan meningkatkan produktivitas tim sales melalui otomisasi. Lalu, Siloam Hospitals juga fokus untuk menyediakan layanan BPJS yang berkelanjutan bagi rumah sakit pun juga terus meningkatkan tingkat utilisasi peralatan medis serta memaksimalkan kapasitas rumah sakit. Untuk memaksimalkan efisiensi beban, perusahaan telah mengimplementasikan program efisiensi biaya material, demand planning dan manajemen inventori, optimisasi OPEX dan manajemen CAPEX.

Untuk mengumumkan bahwa sebagai bagian dari strategi Siloam untuk fokus pada konsolidasi bisnis, perusahaan dapat berada di dalam posisi untuk memberikan manfaat kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Seperti yang telah diputuskan oleh RUPS, Siloam akan membayar dividen sejumlah Rp250 miliar kepada seluruh pemegang saham. Jumlah ini mencerminkan

Dividend Payout Ratio sekitar 35% untuk tahun 2021. Nilai Dividen per Lembar Saham diluar Saham Treasuri adalah Rp19,3 per lembar. Di masa depan, dengan mempertimbangkan keadaan, Siloam berencana untuk terus memberikan dividen kepada para pemegang saham.

Halaman:

Editor: Tim Harian Sederhana 02

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembelinya Berkurang, Harga Sepeda Mulai Merosot

Senin, 14 Juni 2021 | 23:43 WIB

Terpopuler

X