• Selasa, 21 September 2021

PKL Jalan Leuwinanggung-Nagrak Ditertibkan

- Minggu, 13 Juni 2021 | 10:44 WIB
IMG-20210613-WA0010
IMG-20210613-WA0010

HARIAN SEDERHANA, DEPOK - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Raya Akses Leuwinanggung-Nagrak-Cikeas setiap Minggu ditertibkan aparat, Minggu, (13/6/2021).
 
Plt Camat Tapos, Anwar Nasihin mengutarakan penertiban dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.
 
“Penertiban ini sudah berkoordinasi dengan berbagai unsur, dan sesuai arahan Kasatpol PP Depok. Penertiban pasar kaget menerjunkan Pol PP kecamatan Tapos sebanyak 1 mobil 6 orang, Polsek Cimanggis 1 mobil 6 orang, Koramil Cimanggis 1 mobil 6 orang, Pol. PP tingkat kota 10 orang, Brimob 2 mobil 20 orang, Linmas, katar, LPM, hingga RW yang ada di sekitar lokasi pasar,” paparnya.

Dikatakannya, upaya penertiban berlangsung kondusif dan pedagang dengan tertib tidak membuka lapak dagangannya di sepanjang jalur tersebut.

"Sejak pagi pukul 04.00 personil dipersiapkan untuk melakukan penertiban PKL. Jadi, sebelum pedagang datang yang kebanyakan dengan menggunakan kendaraan roda empat, akses untuk berjualan sudah ditutup dan pedagang diberikan imbauan secara langsung," tuturnya.

Penertiban ini, lanjutnya, dilakukan berdasarkan aduan warga dan Brimob Resimen 1 pasukan pelopor, terkait PKL Minggu pagi, yang mengganggu trantib di jalur Leuwinanggung-Nagrak-Cikeas.
 
“Semoga dengan giat ini ketentraman dan ketertiban dapat semakin ditingkatkan. Selain itu, mengurangi kemacetan lalu lintas, memperlancar laju kendaraan,” katanya.
 
Lebih lanjut Anwar menyampaikan, giat ini juga dalam upaya mengurangi kerumunan untuk pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kecamatan Tapos.
 
“Sebagaimana kita ketahui, saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk mencegah penularannya adalah dengan menghindari kerumunan. Jangan sampai adanya kerumunan justru menyebabkan penambahan angka warga yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

-
Petugas memasang spanduk larangan berjualan di lokasi Agar PKL tidak tumbuh lagi di kemudian hari, pihaknya terus melakukan patroli secara berkala dan memberi imbauan kepada pedagang untuk tidak berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Petugas juga memasang beberapa spanduk imbauan larangan berjualan di sekitar lokasi.
 
“Semoga kedepan para pelaku UMKM, khususnya Depok bisa berjualan di tempat yang tidak menganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan,” harapnya.
 

Editor: Slamet

Terkini

Festival Bojongsari Keren, Gairahkan Produk UMKM

Selasa, 21 September 2021 | 17:33 WIB

Sambutan Hangat Warnai Kedatangan Kepala SDN Curug 01

Senin, 20 September 2021 | 20:44 WIB

Kartu Depok Sejahtera, Bukti Idris-Imam Tepat Janji

Sabtu, 18 September 2021 | 07:35 WIB
X