• Jumat, 22 Oktober 2021

Cara Menjadi Hafiz di Tengah Kesibukan Ala Ustaz Hanan Attaki

- Senin, 20 September 2021 | 12:37 WIB
Ustaz Hanan Attaki menjelaskan tips menghafal Al Qur'an (Tangkapan Layar YouTube Hanan Attaki.)
Ustaz Hanan Attaki menjelaskan tips menghafal Al Qur'an (Tangkapan Layar YouTube Hanan Attaki.)

HarianSederhana.com, KHAZANAH - Bukan hal yang tidak mungkin, menghafal Al Qur'an di tengah kesibukan menjalani aktivitas yang lain. Ustaz Hanan Attaki menyarankan cukup dua baris dalam sehari untuk menjadi seorang hafiz. Bagaimana caranya?

Jika ingin menjadi hafiz Al Qur'an tahap paling dasar adalah memiliki cita-cita yang kuat. Tetapkan target yang panjang. Jangan menerapkan target dalam hitungan bulan, karena kita tidak menghafal Al Qur'an di pondok pesantren. Target yang ditetapkan harus realistis dan seimbang dengan aktivitas sehari-hari.

"Kalau kita memilih target 10 tahun untuk menjadi hafiz, maka sehari cukup menghafal dua baris, dibagi lima waktu salat. Cara menghafalnya, begini. Saat subuh, hafalkan alif laaaam miiim. Kemudian di waktu zuhur, zaalikal kitaabu laa roiba fiih. Lanjut saat asar, huda lil muttaqiin. Magrib, allazina yu minuuna, dan isya bil ghoibi. Sudah beres, susahnya di mana coba?" tutur Ustaz Hanan Attaki pada saluran YouTube miliknya yang ditonton pada Senin (20/09).

Konsisten menjadi kunci utama untuk menghafal Al Qur'an atau menjadi hafiz. Semua orang tidak terkecuali bisa mencapai itu, sehingga ketika meninggal mendapat status ‘hafiz’.
Namun, status ‘hafiz’ yang sudah dicapai bukan untuk pamer ke orang. Ada orang yang menaruh status mereka, di bio instagram misal, dengan tujuan syiar, ada juga yang ingin ria. Sifat ria ini yang akan membuat seseorang merugi.

Baca Juga: Ustaz Hanan Attaki: Ujian Perasaan

"Kan menghafal Al Qur'an tidak gampang. Kalau ditaruh di bio Instagram untuk ria, rugi banget tuh,” ucap Ustaz Hanan Attaki.

Manusia hanya bisa berencana, maka dari itu jika nanti target mejadi hafiz Al Qur'an tidak tercapai dalam jangka waktu tertentu, paling tidak sudah memiliki rencana sebelum meninggal sudah menjadi hafiz.

"Seandainya kita meninggal sebelum target yang penting sudah ada niat. Siapa yang berniat baik namun tidak tercapai, ia akan mendapat pahala kebahagiaan yang utuh dan siapa yang niatnya tercapai ia mendapat sepuluh kali lipat pahala," katanya.

Kedudukan hafiz di akhirat nanti sungguh mulia. Ustaz Hanan Attaki menjelaskan, Allah menjamin dua hal ini. Pertama, seorang hafiz Al Qur'an dijamin masuk surga.

Halaman:

Editor: Wahyu Saputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ustaz Adi Hidayat: Dunia Itu Tempatnya Capek

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:26 WIB

Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan 4 Tingkatan Manusia

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
X