Naskah Khutbah Jumat Singkat: ‘Kunci Selamat Dunia Akhirat’

- Selasa, 5 April 2022 | 11:19 WIB
Ilustrasi Masjid - Cara mendapatkan Naskah Khutbah Jumat Singkat: ‘Kunci Selamat Dunia Akhirat’ malam Lailatul Qadar/Unsplash/@noumanyounas (Unsplash/@noumanyounas)
Ilustrasi Masjid - Cara mendapatkan Naskah Khutbah Jumat Singkat: ‘Kunci Selamat Dunia Akhirat’ malam Lailatul Qadar/Unsplash/@noumanyounas (Unsplash/@noumanyounas)

“Bergaullah dengan orang lain dengan akhlak yang baik” (HR. Ahmad 21354, Tirmidzi 1987)

Karena dengan memberikan akhlak yang mulia kepada sesama, maka kita menjadi orang yang berharga di mata masyarakat. Manusia dinilai karena akhlaknya, bukan karena yang lainnya. Status sosial akan menjadi hilang apabila orang itu memiliki akhlak yang tercela.

Demikian sebagai khutbah yang pertama, semoga bermanfaat.

Khutbah Jumat Kedua

Kaum muslimin jama’ah Jum’at yang Allah Subhanahu wa Ta’ala muliakan,

Berdasarkan tiga akhlak baik yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berikan, maka kita bisa mendapatkan kesimpulan bahwa dalam melakukan akhlak yang mulia, yang kita pikirkan tidak hanya berkaitan dengan interaksi antar sesama manusia. Termasuk juga di dalamnya interaksi antara manusia dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Maka kita dituntut untuk berakhlak mulia kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita juga dituntut untuk berakhlak mulia kepada diri kita sendiri. Dan kita juga dituntut untuk berakhlak mulia dengan sesama manusia yang ada di sekitar kita. Baik keluarga, tetangga, teman, maupun lingkungan di sekitar.

Ada sebagian orang yang memiliki prinsip; akhlak yang mulia itu adalah berbuat baik kepada sesama manusia saja. Tentu prinsip ini adalah prinsip yang salah. Karena jika demikian, bisa jadi dia meninggalkan aturan Allah Subhanahu wa Ta’ala, mengesampingkan akhlak kepada-Nya, dengan alasan dia berakhlak kepada manusia.

Kalau ada orang lain yang mengajak kita untuk berbuat maksiat dan kita menolaknya, maka kita tidak disebut berakhlak jahat padanya. Berbuat baik kepada sesama manusia tidak boleh berlaku mutlak kelak sampai harus melanggar aturan syariat.

Karena itulah, mohon untuk diperhatikan. Ada akhlak kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, akhlak kepada diri sendiri, dan ada akhlak kepada sesama manusia. Yang masing-masing harus memiliki porsi sesuai dengan apa yang syariat tetapkan.

Halaman:

Editor: Muhammad Irwan Supriyadi

Sumber: Ngaji.ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Naskah Khutbah Jumat Singkat: Manfaat Dzikir

Selasa, 5 April 2022 | 11:40 WIB

Surat Al Baqarah Ayat 183 Tentang Perintah Puasa

Sabtu, 19 Maret 2022 | 22:48 WIB

Terpopuler

X