• Senin, 3 Oktober 2022

Bahan Pangan Pokok Aman Menjelang Ramadhan, Airlangga Hartarto: Daging Kerbau Disediakan

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 09:00 WIB
Ilustrasi. Bahan Pangan Pokok Aman Menjelang Ramadhan, Airlangga Hartarto: Daging Kerbau Disediakan / Photo by Emre Vonal from Pexels (Photo by Emre Vonal from Pexels)
Ilustrasi. Bahan Pangan Pokok Aman Menjelang Ramadhan, Airlangga Hartarto: Daging Kerbau Disediakan / Photo by Emre Vonal from Pexels (Photo by Emre Vonal from Pexels)

Hariansederhana.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan ketersediaan bahan pangan pokok aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H.

Diantaranya menugaskan Perum Bulog untuk membantu perajin tahu dan tempe membeli kedelai dengan harga Rp11 ribu per kilogram sehingga masyarakat tetap dapat menikmatinya dengan harga murah.

Selain itu juga untuk  komoditas daging sapi, pemerintah telah mendorong pelaku industri maupun Perum Bulog untuk mempercepat penyediaan daging sapi guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Baca Juga: Mulai Tahun Ini, Wajib Pajak di Depok Bisa Cetak SPPT Sendiri Lewat Aplikasi

“Daging kerbau juga disiapkan sebagai penyangga ketersediaan kebutuhan protein hewani, juga alternatif protein lain melalui daging ikan ataupun ayam,” kata Airlangga Hartarto dalam keteranganya diterima Hariansederhana.com, Sabtu, 19 Maret 2022.

“Pemerintah terus berkomitmen tinggi untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya dalam memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan agar pangan tersedia di masyarakat,” kata dia.

Terkait minyak goreng, pemerintah telah mengatur harga keekonomian untuk minyak goreng sawit (MGS) kemasan di pasar modern dan harga Rp14.000,00/liter untuk MGS curah di pasar tradisional.

Baca Juga: Berikut Lima Ucapan Menyambut Bulan Ramadhan 2022: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Selain memberikan subsidi dalam penyediaan MGS curah, pemerintah juga melakukan koordinasi dengan produsen guna menjamin ketersediaan minyak goreng di pasar.***

Halaman:

Editor: Muhammad Irwan Supriyadi

Sumber: Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X