• Selasa, 24 Mei 2022

Wisatawan Nusantara Andalan Pulihkan Sektor Pariwisata Nasional

- Kamis, 20 Januari 2022 | 19:35 WIB
Menparekraf dalam Diskusi virtual Urban Forum - Forum Wartawan Daerah (FORWADA), Tourism & Hospitality Outlook 2022 “New Normal Saatnya Bangkit dari Tidur Pulas”, Kamis, 20 Januari 2022. (Istimewa)
Menparekraf dalam Diskusi virtual Urban Forum - Forum Wartawan Daerah (FORWADA), Tourism & Hospitality Outlook 2022 “New Normal Saatnya Bangkit dari Tidur Pulas”, Kamis, 20 Januari 2022. (Istimewa)

HarianSederhana.com, Jakarta - Menparekraf, Sandiaga S. Uno menyampaikan wisatawan nusantara menjadi harapan, sekaligus roda penggerak pariwisata Indonesia di masa pandemi.

“Di tengah pandemi ini, terdapat secercah harapan, yaitu tingginya antusiasme wisatawan nusantara yang menjadi roda penggerak geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini,” ujar Menparekraf.

Hal ini disampaikan Menparekraf dalam Diskusi virtual Urban Forum - Forum Wartawan Daerah (FORWADA), Tourism & Hospitality Outlook 2022 “New Normal Saatnya Bangkit dari Tidur Pulas”, Kamis, 20 Januari 2022.

Baca Juga: DKUM Kota Depok Manfaatkan 1.000 Kios untuk UMKM

Lebih lanjut Menparekraf menuturkan, pada tahun 2021 Badan Pusat Statistik mencatat data pergerakan wisatawan nusantara mengalami peningkatan sebesar 12% bila dibandingkan dengan tahun 2020.

"Pergerakan wisatawan nusantara ini akan menjadi andalan dalam pemulihan sektor pariwisata nasional tahun 2022 dengan target 260 juta – 280 juta pergerakan," ujar Sandiaga.

Tidak hanya itu, lanjut Menparekraf, terjadi peningkatan devisa pariwisata sebesar 4% dibandingkan tahun 2020 yakni 0,32 Miliar USD menjadi 0,36 Miliar USD dan kontribusi PDB Pariwisata diperkirakan meningkat 37,4% dari persentase pada tahun 2020 sehingga mencapai angka 4.2% pada tahun 2021 lalu.

Baca Juga: Sekda Depok Launching Kampung 1.000 UMKM Pondok Petir

“Nilai ekspor produk ekraf diperkirakan meningkat hingga mencapai 20,58 Miliar USD dan nilai tambah ekraf pada tahun 2021 juga mengalami peningkatan sampai pada level 1.273 Trilyun Rupiah,” jelas Menparekraf.

Halaman:

Editor: Heru Sasongko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sahabat Ibuprenuer, BNI Dorong Peran Ibu dalam Ekonomi

Kamis, 23 Desember 2021 | 22:26 WIB

Hadirkan Weekend Banking, Kiat BNI Optimalkan GATF

Minggu, 12 Desember 2021 | 19:36 WIB

Koti Kopi Buka Cabang Kedua di Depok

Selasa, 23 November 2021 | 15:58 WIB

Terpopuler

X